Palu – Warga Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan, digegerkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia dengan cara gantung diri di dalam rumahnya, Senin (6/4/2026) sekitar pukul 15.30 WITA.
Korban diketahui berinisial Lk. NS (26), ditemukan pertama kali oleh sang istri, Safira, di kediaman mereka yang berada di Jalan H.M. Soeharto. Peristiwa ini sontak mengejutkan keluarga dan warga sekitar.
Kapolresta Palu Kombes Pol Hari Rosena melalui Kapolsek Palu Selatan, AKP Muhammad Kasim, mengungkapkan bahwa korban diduga nekat mengakhiri hidupnya karena dilanda depresi akibat persoalan rumah tangga.
“Korban dan istrinya diketahui kerap terlibat pertengkaran. Sebelum kejadian, korban sempat berpesan kepada istrinya untuk menjaga anak mereka,” ujar AKP Muhammad Kasim.
Berdasarkan keterangan saksi berinisial Pr. S, sebelum kejadian korban dan istrinya sempat singgah di rumah orang tua korban. Setelah itu, keduanya kembali ke rumah, namun korban memilih tinggal sementara sang istri pergi mengambil bantuan pangan di kantor lurah.
Saat saksi kembali ke rumah tersebut, korban sudah ditemukan dalam kondisi tergantung di ruang tamu.
Pihak keluarga, termasuk orang tua korban Jamain, menerima kejadian ini dengan ikhlas dan menolak dilakukan autopsi. Polisi pun telah mengantongi surat pernyataan penolakan autopsi yang ditandatangani oleh keluarga.
“Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun, kami tetap melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kejadian ini,” tambah Kapolsek.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya menjaga kesehatan mental serta komunikasi dalam rumah tangga, agar masalah yang dihadapi tidak berujung pada tindakan fatal.
