Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan Di tengah

Iklan di tengah

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Hadianto Rasyid Minta Penataan Kampung Baru Disiapkan dengan Beberapa Alternatif

Selasa, 15 September 2026 | September 15, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-15T10:15:55Z

PALU – Wali Kota Palu H. Hadianto Rasyid meminta tim perencana menyiapkan sejumlah alternatif konsep dalam rencana penataan kawasan Kampung Baru, Kelurahan Ujuna.

Arahan tersebut disampaikan Hadianto saat menerima audiensi tim planner bersama Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Palu di Rumah Jabatan Wali Kota Palu, Selasa (15/9/2026).

Pertemuan tersebut membahas konsep awal penataan kawasan Kampung Baru yang saat ini tengah disiapkan oleh tim perencana.

Hadianto menegaskan, penataan Kampung Baru tidak hanya berorientasi pada perubahan fisik kawasan, tetapi juga harus berdampak terhadap peningkatan kualitas lingkungan dan kehidupan masyarakat.

Menurutnya, kawasan permukiman yang masih memiliki kesan kumuh perlu ditata secara bertahap agar menjadi lingkungan yang lebih layak huni, sehat, nyaman, dan representatif.

Karena itu, ia meminta tim planner tidak terpaku pada satu konsep desain. Beberapa alternatif perlu disiapkan dengan mempertimbangkan kondisi lapangan dan karakteristik sosial masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut.

Alternatif tersebut nantinya menjadi bahan evaluasi Pemerintah Kota Palu untuk menentukan konsep penataan yang paling sesuai dan dapat diterapkan secara efektif.

Kepala Dinas Perkim Kota Palu, Irvan, mengatakan pihaknya siap menindaklanjuti arahan Wali Kota.

“Kami diminta membuat beberapa alternatif penataan sesuai dengan kondisi masyarakat di sana. Setelah itu kami akan kembali menghadap Bapak Wali Kota untuk membahas tindak lanjutnya. Totalitas kami akan mengawal proses ini,” ujarnya.

Ia menyebutkan, penyusunan konsep penataan ditargetkan rampung pada Desember 2026.

Dalam proses perencanaan, kawasan Kampung Baru telah dibagi menjadi tiga zona. Untuk tahap awal, perhatian diarahkan pada kawasan permukiman di sepanjang bantaran sungai.

Kawasan tersebut menjadi prioritas karena membutuhkan penanganan lebih cepat, terutama dari sisi kualitas lingkungan permukiman.

Penataan kawasan bantaran sungai diharapkan menjadi langkah awal untuk mendorong pembenahan wilayah lainnya di Kampung Baru hingga Ujung.

Selain kondisi permukiman, akses jembatan juga menjadi salah satu persoalan yang mendapat perhatian karena berkaitan dengan keterhubungan dan aktivitas masyarakat.

Pemerintah Kota Palu memastikan penataan dilakukan secara bertahap dan terencana dengan tetap memperhatikan kondisi serta kebutuhan warga.

Dengan penataan tersebut, Kampung Baru diharapkan dapat bertransformasi menjadi kawasan permukiman yang lebih tertata, aman, sehat, nyaman, dan mendukung aktivitas masyarakat.

×
Berita Terbaru Update
close
Banner iklan disini