Palu – Direktur Utama (Dirut) Bank Sulteng, Ramiyatie, menyampaikan permohonan maaf kepada nasabah, masyarakat, dan pemerintah atas gangguan layanan eksternal yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Permohonan maaf tersebut disampaikan Ramiyatie saat konferensi pers bersama manajemen Bank Sulteng di Palu, Senin (26/10/2026).
“Kami minta maaf kepada masyarakat, khususnya para nasabah, atas gangguan layanan eksternal yang terjadi beberapa hari terakhir ini,” ujar Ramiyatie.
Ia menjelaskan, pihaknya terus melakukan pembenahan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada nasabah. Saat ini, gangguan jaringan tersebut sedang ditangani melalui proses pemeliharaan atau maintenance.
Selain melakukan pembenahan sistem, Bank Sulteng juga berupaya meningkatkan akses pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya dengan tetap membuka layanan pada hari libur, termasuk Sabtu dan Minggu.
Bank Sulteng juga menghadirkan layanan bergerak atau mobile service menggunakan kendaraan operasional untuk menjangkau masyarakat hingga ke desa-desa.
Sementara itu, Direktur Kepatuhan Bank Sulteng, Judy Koagow, menegaskan bahwa kondisi Bank Sulteng tetap baik.
Ia menyebutkan, hingga September 2026, laba bersih Bank Sulteng mencapai sekitar Rp366 miliar.
Pihak manajemen berharap berbagai langkah pembenahan yang dilakukan dapat meningkatkan kualitas layanan serta menjaga kepercayaan nasabah terhadap Bank Sulteng.(Dedlinenews)

