Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan Di tengah

Iklan di tengah

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Aset Bank Sulteng Capai Rp16,2 Triliun, Perkuat Peran dalam Ekonomi Daerah

Minggu, 25 Oktober 2026 | Oktober 25, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-26T05:44:08Z

PALU – PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tengah (Bank Sulteng) mencatatkan kinerja keuangan positif hingga triwulan III 2026. Per 30 September 2026, total aset perseroan mencapai Rp16,2 triliun, dengan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp9,6 triliun dan penyaluran kredit mencapai Rp9,01 triliun.

Bank Sulteng juga membukukan laba sebesar Rp306,6 miliar. Capaian tersebut menjadi salah satu indikator perkembangan bisnis perseroan dalam memperkuat perannya sebagai lembaga keuangan daerah di Sulawesi Tengah.

Di tengah perkembangan tersebut, Bank Sulteng terus melakukan pembenahan sistem teknologi informasi guna meningkatkan keandalan layanan perbankan, khususnya dalam mendukung kebutuhan transaksi digital masyarakat.

Hal itu disampaikan Direktur Kepatuhan Bank Sulteng, Yudy Koagow, yang mewakili Direktur Utama Hj. Ramiyatie, dalam konferensi pers di workshop Bank Sulteng, Jalan Tinombala, Kota Palu, Senin (26/10/2026).

Dalam kesempatan tersebut, manajemen menjelaskan bahwa sejak Oktober 2026, pemeliharaan sistem digital berdampak pada layanan transaksi antarbank. Sementara itu, sejumlah layanan internal Bank Sulteng tetap dapat digunakan oleh nasabah.

Manajemen pun menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami nasabah dan masyarakat selama proses pembenahan berlangsung.

“Kami memahami bahwa kelancaran transaksi merupakan kebutuhan penting bagi nasabah. Oleh karena itu, pemeliharaan dan pembenahan sistem menjadi prioritas utama perusahaan,” ujar Yudy.

Perkuat Sistem dan Keamanan Digital

Direktur Utama Bank Sulteng, Hj. Ramiyatie, menegaskan bahwa perusahaan terus melakukan langkah-langkah pemulihan secara bertahap, disertai evaluasi dan penguatan infrastruktur teknologi informasi.

Upaya tersebut mencakup peningkatan stabilitas sistem, penguatan keamanan digital, serta optimalisasi kualitas pelayanan untuk mendukung operasional perbankan yang lebih andal dan aman.

Bank Sulteng juga terus mengevaluasi kesiapan sistem dengan mengacu pada ketentuan yang berlaku, termasuk Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 11 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Teknologi Informasi oleh Bank Umum.

Selain itu, perusahaan memperkuat mekanisme pengawasan dan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan digital. Apabila ditemukan indikasi insiden keamanan, pemeriksaan teknis dan digital forensik akan dilakukan sesuai kebutuhan untuk mengidentifikasi penyebab serta menentukan langkah penanganan.

Layanan Nasabah Tetap Dioptimalkan

Untuk menjaga kesinambungan pelayanan selama proses pembenahan sistem, Bank Sulteng mengoptimalkan berbagai kanal layanan yang masih tersedia.

Layanan kas tetap dibuka di seluruh kantor cabang, cabang pembantu, kantor kas, dan payment point di wilayah Sulawesi Tengah.

Nasabah juga dapat memanfaatkan layanan transfer ke bank lain melalui BI-RTGS dan SKNBI tanpa dikenakan biaya transfer, sesuai ketentuan dan ketersediaan layanan yang berlaku.

Selain itu, ATM Bank Sulteng tetap melayani penarikan tunai dan sejumlah transaksi lainnya. Layanan mobile banking juga masih dapat digunakan untuk transaksi antarrekening Bank Sulteng, pembelian pulsa dan paket data, pembayaran listrik, serta pengisian saldo dompet digital.

Layanan Laku Pandai Tamasya, aplikasi SIKAP untuk transaksi internal pemerintah daerah, serta QRIS bagi merchant Bank Sulteng turut menjadi bagian dari layanan yang tetap dioptimalkan.

Bank Sulteng juga menyebutkan adanya layanan kas pada Sabtu dan Minggu serta layanan kas keliling ke desa-desa di wilayah kabupaten untuk membantu memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat.

Meski demikian, nasabah diimbau memastikan ketersediaan layanan sebelum melakukan transaksi, terutama untuk transaksi antarbank yang terdampak pemeliharaan sistem.

Jaga Kepercayaan dan Keamanan Nasabah

Di tengah proses pembenahan, Bank Sulteng menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan transaksi, saldo nasabah, dan integritas data selama proses pemulihan sistem.

Manajemen juga mengingatkan masyarakat agar menjaga kerahasiaan PIN, kata sandi, dan kode OTP serta mewaspadai berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan Bank Sulteng.

Nasabah diimbau memperoleh informasi perkembangan layanan melalui kanal resmi perusahaan, termasuk Call Center 14069, situs banksulteng.co.id, dan media sosial resmi Bank Sulteng.

Dengan capaian aset Rp16,2 triliun dan laba Rp306,6 miliar hingga triwulan III 2026, Bank Sulteng memiliki modal kinerja yang penting untuk terus memperkuat bisnis dan meningkatkan kontribusinya terhadap perekonomian daerah.

Ke depan, konsistensi dalam menyelesaikan pembenahan sistem, menjaga transparansi informasi, dan meningkatkan kualitas pelayanan menjadi bagian penting dalam mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap Bank Sulteng.

Manajemen menyampaikan apresiasi atas kesabaran dan kepercayaan masyarakat Sulawesi Tengah serta berkomitmen melakukan perbaikan layanan secara berkelanjutan.

×
Berita Terbaru Update
close
Banner iklan disini